HUBUNGAN DUKUNGAN NENEK TERHADAP KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALUH-ALUH
DOI:
https://doi.org/10.58794/jubida.v1i1.2127Keywords:
ASI Eksklusif, Dukungan Nenek, Laktasi, Budaya Pengasuhan, Keluarga intiAbstract
Meskipun ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi baru lahir selama 1.000 pertama kehidupannya, praktik pemberian makanan pendamping dini masih lazim di daerah pedesaan Aluh-Aluh karena tradisi kuno yang masih bertahan. Dalam konteks sosial dan budaya, peran nenek menjadi pusat perhatian sebagai seorang yang telah berpengalaman dalam pengelolaan laktasi dan praktik pengasuhan anak. Tujuan: penelitian ini untuk meneliti secara menyeluruh bagaimana bantuan nenek berhubungan dengan efektivitas pemberian ASI eksklusif. Metode: Melalui pendekatan studi kasus-kontrol, penelitian ini menggunakan desain analitik observasional. Dengan signifikansi statistik menggunakan Chi-Square. Total sampel yaitu 128 ibu dari populasi yang sama dan dibagi menjadi kelompok kasus (ibu dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif) dan kelompok kontrol (ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif) yang telah dipilih sesuai kriteria inklusi. Hasil: Analisis data menunjukkan dampak yang cukup besar dari dukungan nenek terhadap keberhasilan pemberian ASI eksklusif (p < 0,001). Variasi signifikan dalam kemungkinan keberhasilan sebagai fungsi dari variabel pendukung tercermin dalam nilai OR sebesar 630,333 (95% CI: 101,746-3905,036). Nilai OR yang tinggi dipengaruhi oleh distribusi data yang tidak seimbang dan khususnya pada jumlah responden yang sangat kecil dan CI yang lebar menunjukkan bahwa hubungan belum stabil. Kesimpulan: Dukungan Nenek memiliki Hubungan yang signifikan dengan keberhasilan ASI Eksklusif. Intervensi laktasi yang melibatkan dukungan keluarga inti, khususnya nenek.
Views
Downloads
References
[1] S. N. Afifah, “Hubungan Sikap Ibu, Dukungan Keluarga dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Pemberian MP-ASI pada Bayi Umur Kurang Dari 6 Bulan,” Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, vol. 3, no. 8, pp. 1389–1399, Aug. 2024, doi: https://doi.org/10.53801/oajjhs.v3i8.296.
[2] WHO, “Ibu Membutuhkan Lebih Banyak Dukungan Menyusui Selama Masa Kriitis Bayi Baru Lahir.”
[3] T. Hajifah, T. Kesumadewi, and P. DIII Keperawatan Akper Dharma Wacana Metro, “APPLICATION OF HEALTH EDUCATION ON EXCLUSIVE BREAST MILK TO INCREASE KNOWLEDGE OF BREASTFEEDING MOTHERS IN PUSKESMAS PURWOSARI,” Jurnal Cendikia Muda, vol. 2, no. 3, 2022.
[4] D. Susanti, R. Dewi Akademi Kebidanan Saleha, and B. Aceh, “Edukasi Pencegahan Stunting Melalui Pemberian ASI Eksklusif Pada Masyarakat,” AMJPM, vol. 1, no. 2, 2022, [Online]. Available: http://journal.ahmareduc.or.id/index.php/
[5] Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, “Profil Kesehatan Kabupaten Banjar,” 2024. Accessed: Aug. 21, 2025. [Online]. Available: https://satudata.banjarkab.go.id/uploads/publikasi/PROFIL_2024_DINAS_KESEHATAN_KAB_BANJAR.pdf#:~:text=Profil
[6] L. Retnowati and N. Pujiastuti, “PERAN NENEK SEBAGAI PERSONAL REFERENCE DALAM UPAYA MENINGKATKAN PERILAKU MENYUSUI EKSKLUSIF,” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), vol. 6, no. 5, Oct. 2022, doi: https://doi.org/10.53770/amjpm.v1i2.85.
[7] R. Aulia, A. Fajriansi, R. Muin, S. Nani Hasanuddin Makassar, J. P. Kemerdekaan VIII No, and K. Makassar, “EKSKLUSIF DAN SUSU FORMULA PADA BAYI USIA 9-12 BULAN,” 2023.
[8] R. Sri Nuriaty Masdiputri, M. Deswita Puteri, and T. Hikmah, “Edukasi ASI Eksklusif Untuk Persiapan Menyusui Menjelang Persalinan,” AMJPM, vol. 2, no. 1, pp. 7–12, 2022, [Online]. Available: http://journal.ahmareduc.or.id/index.php/
[9] H. Ismainar, H. Hayana, and H. Marlina, “Coaching Nenek ASI Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Nenek tentang Asi Eksklusif di Kota Pekanbaru,” Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, vol. 1, no. 2, pp. 68–76, Aug. 2021, doi: 10.25311/jpkk.vol1.iss2.968, https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.968.
[10] J.-L. Wu, X.-Y. Zhang, and X. Jiang, “Grandmothers’ breastfeeding knowledge, attitudes, maternal support perception, and breastfeeding practice: A prospective cohort survey,” Apr. 04, 2024. doi: https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-4197645/v1.
[11] H. Rani, Moch. Yunus, S. Katmawanti, and H. E. Wardani, “Systematic Literature Review Determinan Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia,” Sport Science and Health, vol. 4, no. 4, pp. 376–394, Apr. 2022, doi : https://doi.org/10.17977/um062v4i42022p376-394 .
[12] P. G. Subhaktiyasa, “Menentukan Populasi dan Sampel: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif,” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, vol. 9, no. 4, pp. 2721–2731, Nov. 2024, doi: https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2657 .
[13] A. Maulana, “Analisis Validtas, Reliabilitas, dan Kelayakan Instrumen Penilaian Rasa Percaya Diri Siswa Article Info ABSTRACT,” Jurnal Kualita Pendidikan, vol. 3, no. 3, pp. 2774–2156, 2022 doi : https://doi.org/10.51651/jkp.v3i3.331.
[14] T. Rohman, N. Dantes, and I. K. Gading, “JBKI UNDIKSHA Pengembangan Skala Kedisiplinan Belajar pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan,” Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, vol. 6, no. 1, pp. 80–88, 2021, doi: 10.23887/XXXXXX-XX-0000-00.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 JUBIDA- Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JUBIDA - Journal of Midwifery provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUBIDA - Journal of Midwifery is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




