HUBUNGAN INDEKS MASA TUBUH DENGAN STATUS ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMK YPIB TANJUNGSARI
DOI:
https://doi.org/10.58794/jubida.v5i1.2142Keywords:
IMT, anemia, remaja putri, status gizi, hemoglobinAbstract
Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi dan dapat berdampak pada penurunan konsentrasi belajar serta produktivitas. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah status gizi yang diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMK YPIB Tanjungsari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMK YPIB Tanjungsari dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan, sedangkan data anemia diperoleh melalui pemeriksaan kadar hemoglobin. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistic, untuk bivariat menggunakan sperman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal (54,3%), sedangkan kejadian anemia paling banyak berada pada kategori tidak anemia (60,9%) dan anemia ringan (32,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara IMT dengan kejadian anemia (p < 0,05). Remaja dengan status gizi kurang cenderung lebih banyak mengalami anemia dibandingkan dengan remaja dengan status gizi normal. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian anemia pada remaja putri. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan status gizi melalui edukasi gizi seimbang serta konsumsi tablet tambah darah sebagai langkah pencegahan anemia pada remaja.
Views
Downloads
References
[1] Bancin, “Faktor risiko anemia pada remaja putri,” Jurnal Gizi dan Kesehatan, vol. 14, no. 1, pp. 45–52, 2022, Doi : https://doi.org/10.56127/jukeke.v1i3.304.
[2] Vania, “Pengaruh menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri,” Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, vol. 11, no. 1, pp. 15–22, 2024, Doi : https://doi.org/10.36590/jibi.v2i1.966.
[3] Abdullah, “Hubungan status gizi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 10, no. 2, pp. 123–130, 2022.
[4] Meiriyantika, “Asupan zat besi dan hubungannya dengan kejadian anemia pada remaja putri,” Jurnal Gizi Klinik Indonesia, vol. 20, no. 1, pp. 25–32, 2024.
[5] Septyani, “Prevalensi anemia pada remaja putri di Jawa Barat dan faktor yang mempengaruhinya,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, vol. 19, no. 1, pp. 34–41, 2024.
[6] Lestari, “Gambaran kadar hemoglobin pada remaja putri dan faktor yang mempengaruhinya,” Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 12, no. 1, pp. 1–9, 2024.
[7] Nurjannah, “Hubungan status gizi dengan kadar hemoglobin pada remaja putri,” Jurnal Ilmu Kesehatan, vol. 9, no. 2, pp. 89–96, 2021.
[8] Husnah, “Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri,” Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 15, no. 1, pp. 67–75, 2023.
[9] Brown, Nutrition through the life cycle (8th ed.). Boston: Cengage Learning, 2024.
[10] Kemenkes RI, Pedoman pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri. Jakarta: Kemenkes RI., 2022.
[11] Aini, “Hubungan asupan zat besi dengan kejadian anemia pada remaja putri,” Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 101–108, 2022.
[12] WHO, Adolescent health and nutrition: Global update report. Geneva: World Health Organization, 2024.
[13] Anggraini, “Pengaruh pola makan terhadap status anemia pada remaja putri,” Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 89–96, 2023.
[14] Hidayati, “Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja di sekolah menengah,” Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 15, no. 1, pp. 12–20, 2024.
[15] Ningsih, “Hubungan pengetahuan gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri,” Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 17, no. 1, pp. 44–51, 2022, Doi : https://doi.org/10.31219/osf.io/5ca6t .
[16] Pratiwi, “Determinan kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 18, no. 1, pp. 1–9, 2024.
[17] Dewi, “Hubungan indeks massa tubuh dengan kadar hemoglobin pada remaja putri,” Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 89–96, 2021.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JUBIDA- Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JUBIDA - Journal of Midwifery provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUBIDA - Journal of Midwifery is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




