HUBUNGAN STRES AKADEMIK DAN KEBIASAAN KONSUMSI JUNK FOOD DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI DI POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
DOI:
https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2177Keywords:
Stres Akademik, Junk Food, Siklus Menstruasi, MahasiswiAbstract
Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan mahasiswi, yang salah satunya dapat dinilai melalui keteraturan siklus menstruasi. Tingginya tuntutan akademik serta kebiasaan konsumsi makanan cepat saji (junk food) diduga menjadi faktor yang berkontribusi terhadap gangguan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan stres akademik dan kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus menstruasi pada mahasiswi Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 81 mahasiswi yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Perceived Sources of Academic Stress (PAS), Junk Food Intake Measure(JFIM), dan kuesioner siklus menstruasi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi (p = 0,049) serta antara kebiasaan konsumsi junk food dengan siklus menstruasi (p = 0,001). Mahasiswi dengan tingkat stres akademik yang lebih tinggi dan kebiasaan konsumsi junk food yang lebih sering cenderung mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor psikologis dan pola makan berperan dalam kesehatan reproduksi mahasiswi. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu mengembangkan program manajemen stres dan edukasi gizi sebagai upaya promotif untuk mendukung kesehatan reproduksi mahasiswa.
Views
Downloads
References
[1] H. syafira, dr.trihono, “Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI),” Kemenkes, p. 235, 2023.
[2] M. P. Yuda and M. M. , Indah Mawarti, “Description Of Students’ Academic Stress Levels In Completing Their Final Thesis Assignments At The Faculty Of Medicine And Health Sciences Universitas Jambi,” Math. Gaz., vol. 55, no. 393, pp. 298–305, 1971, doi: 10.2307/3615019.
[3] T. Y. I. Fadira Rinella Wihandi1*, Cut Sidrah Nadira2, “Manusia Dan Kesehatan The Relationship between Academic Stress Levels and Menstrual Cycle in Students of Medical Education , Faculty of Medicine,” vol. 6, no. April, pp. 439–446, 2023.
[4] N. Sari, A. K. Wardani, and A. R. Wahid, “Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Siklus Mesntruasi Pada Mahasiswi Program Studi D3 Farmasi Tingkat 1 ( Satu ) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah,” vol. 5, no. 1, 2020.
[5] Nadya Videlia Wijaya1, Dahliah, and E. Pancawati, “Dampak Kebiasaan Mengonsumsi Junk Food Terhadap Berat Badan,” Concept Commun., vol. null, no. 23, pp. 301–316, 2019, doi: 10.15797/concom.2019..23.009.
[6] A. S. S et al., “Since January 2020 Elsevier has created a COVID-19 resource centre with free information in English and Mandarin on the novel coronavirus COVID- 19 . The COVID-19 resource centre is hosted on Elsevier Connect , the company ’ s public news and information ,” no. January, 2021.
[7] I. I. Suryaalamsah, T. Astika, and E. Permatasari, “Siklus Menstruasi Berdasarkan Kebiasaan Makan Junk Food dan Status Gizi Mahasiswi Selama Pandemi Covid-19”.
[8] F. S. Jenia Paula Sequeira1, Bima Suryantara2, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri,” vol. 2, pp. 306–312, 2024.
[9] F. F. Hartini, Triyana Harlia Putri, “Hubungan Antara Stres Dengan Pola Siklus Menstruasi Pada The Relationship Between Stress And Menstrual Cycle Pattern In Undergraduate Students Of Nursing Study,” vol. 11, no. 4, pp. 817–826, 2023.
[10] T. C. Sri Martini, Prahardian Putri2, “Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Siklus Menstruasi Pada Masa Pandemi Covid- 19 Di Sma Muhammadiyah 2 Palembang Sri Politeknik Kesehatan KemenKes Palembang , Sumatera Selatan , Indonesia,” vol. 1, pp. 17–23, 2021.
[11] S. R. Alghani, R. Dewi, P. Sari, L. Septiani, W. Trijayanthi, and Winda Trijayanthi, “Gangguan Siklus Menstruasi,” J. Medula, vol. 14, p. 587, 2024.
[12] K. Hussein and M. Karami, “Association between insulin resistance and abnormal menstrual cycle in Saudi females with polycystic ovary syndrome,” Saudi Pharm. J., vol. 31, no. 6, pp. 1104–1108, 2023, doi: 10.1016/j.jsps.2023.03.021.
[13] P. Oboza, N. Ogarek, W. Mariusz, T. Ben Rhaiem, M. Olszanecka-glinianowicz, and P. Kocełak, “Composition , Dietary Patterns and Eating Behaviors,” Nutrients, vol. 16, no. 1911, pp. 1–23, 2024.
[14] A. R. Gresya Elizabet Manurung, Abdillah Iskandar, “Hubungan Frekuensi Konsumsi dan Jenis Junk Food dengan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman RelationshipJurnal Sains dan Kesehatan,” J. Sains dan Kesehat., vol. 4, no. 1, pp. 242–247, 2022.
[15] F. ARYANI and EDUKASI, STRES BELAJAR.
[16] E. P. Andini, D. H. Rochmawati, and W. Susanto, “The Correlation Between Stress Level and Insomnia Incidence in Unissula FIK Student Towards The Final Examination of Semester,” J. Ilm. Sultan Agung, vol. 2, no. 1, pp. 272–282, 2023, [Online]. Available: https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/31273
[17] B. Rahma, “Vol. 2, No. 4, April 2021,” vol. 2, no. 4, 2021.
[18] H. U. Yu et al., “Impact of psychological stress on ovarian function: Insights, mechanisms and intervention strategies (Review),” Int. J. Mol. Med., vol. 55, no. 2, pp. 1–29, 2025, doi: 10.3892/ijmm.2024.5475.
[19] Redayanti Redayanti, Sri Muharni, and Rachmawaty M.Noer, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja SMP Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Unggat Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau,” J. Clin. Pharm. Pharm. Sci., vol. 2, no. 2, pp. 112–122, 2023, doi: 10.61740/jcp2s.v2i2.47.
[20] M. F. Wei et al., “Characteristics of menstrual cycle disorder and saliva metabolomics of young women in a high-temperature environment,” Front. Physiol., vol. 13, no. January, pp. 1–18, 2023, doi: 10.3389/fphys.2022.994990.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JUBIDA- Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JUBIDA - Journal of Midwifery provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUBIDA - Journal of Midwifery is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




