PERMAINAN DAKON SEBAGAI MEDIA EDUKATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW PADA PERKEMBANGAN MULTIASPEK ANAK

Authors

  • Ardina Rezky Noeraini Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Dhewi Nurahmawati Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Via Diah Rohmana Universitas Nusantara PGRI Kediri
  • Mualifatul Asna Universitas Nusantara PGRI Kediri

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2206

Keywords:

Congklak, Dakon, Perkembangan Anak Usia Dini

Abstract

Perkembangan dan pertumbuhan anak menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kualitas sumber daya manusia di suatu negara. Permainan Dakon (congklak) memiliki potensi yang besar sebagai salah satu media edukatif dalam menstimulasi berbagai aspek perkembangan anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis potensi permainan dakon (congklak) sebagai media edukatif berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan perkembangan multiaspek pada anak usia dini. Metode penelitian ini yakni Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji 10 artikel yang diperoleh dari Google Scholar. Kesepuluh artikel tersebut telah melalui seleksi artikel menggunakan metode PRISMA. Artikel yang tidak sesuai dengan kriteria peneliti akan dikeluarkan. Artikel yang digunakan peneliti yaitu artikel yang dipublikasikan dari tahun 2021 – 2026. Critical Appraisal juga diterapkan oleh peneliti untuk menjaga kualitas dari artikel yang didapatkan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tiga tahapan penting, yaitu kompilasi, analisis dan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan dakon (congklak) efektif dalam meningkatkan seluruh aspek perkembangan anak usia dini, baik dari segi kognitif, motorik kasar dan halus, dan sosial - emosional. Kesimpulan dalam penelitian ini, Permainan Dakon (congklak) memiliki potensi yang konsisten sebagai media edukatif berbasis kearifan lokal yang dapat mendukung perkembangan anak usia dini. Rekomendasi peneliti, permainan dakon dapat digunakan sebagai salah satu alternatif stimulasi perkembangan anak dalam lingkup pendidikan maupun keluarga. Penelitian selanjutnya berupa efektivitas dan pengembangan inovasi permainan dakon masih perlu dilakukan kemudian hari agar dapat mengoptimalkan peningkatan keseluruhan aspek perkembangan pada anak usia dini. 

Views

37 kali

Downloads

26 kali

References

[1] A. Mustikhatul, Dini Wulandari, Fahira Amanda Putri, Siti Khotijah, Siti Sulistiawati, and Wulan Ariyanti, “Perkembangan pada Anak menurut Santrock,” Early Child. J., vol. 3, no. 2, pp. 88–101, 2025,

[2] V. Hamat, R. E. Trisnawati, E. P. Padeng, J. P. Janggu, P. M. Y. Bandur, and I. R. Dewi, “Pemberdayaan Serta Pendampingan Ibu tentang Metode Stimulasi Perkembangan Motorik Halus Balita 2-3 tahun di Pustu Waso,” J. Kreat. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 7, no. 8, pp. 3516–3525, 2024,

[3] G. O. Putri, “Pengaruh Stimulasi Bermain Mewarnai terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah,” Universitas Jember, 2022.

[4] Kementrian Kesehatan RI, Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), 2025.

[5] D. Ifalahma and Z. M. Retno, “Faktor Perkembangan Motorik Dan Perkembangan Kognitif Anak: Literature Review,” J. Keperawatan Jiwa Persat. Perawat Nas. Indones., vol. 11, no. 3, pp. 91–100, 2023, [Online]. Available: http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/Purwadita

[6] D. Nurahmawati and A. R. Noeraini, “Skrining Pertumbuhan dan Perkembangan pada Balita di Taman Posyandu Desa Sidomulyo Kecamatan Semen Kabupaten Kediri,” Pros. Semin. Nas. Kesehat. Sains dan Pembelajaran, vol. 4, no. 1, pp. 908–913, 2024, [Online]. Available: https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/seinkesjar/article/view/5647

[7] UNESCO, “World Conference on Early Childhood Care and Education: Tashkent Declaration and Commitments to Action for Transforming Early Childhood Care and Education,” New York, USA: UNESCO, 2022.

[8] UNICEF, Children’s Rights and Online Gaming: Industry Toolkit on Advancing Diversity, Equity And Inclusion. New York, USA: UNICEF, 2023.

[9] B. Hasan and M. Husein, “Traditional Games as a Means of Cognitive Stimulation : An Analysis of Child Development : A Systematica Review,” Int. J. Multidiscip. Res. Anal., vol. 07, no. 10, pp. 4803–4807, 2024,

[10] A. G. Yulianto, Y. M. Saputra, T. Satria, and A. Risyanto, “Traditional Indonesian Games as a Medium for Enhancing Gross and Fine Motor Skills in Preschool Children : A Systematic Litera- ture Review,” J. Phys. Educ. , Heal. Sport, vol. 12, no. 2, pp. 273–279, 2025.

[11] D. Syofiyanti, Hasnida, and P. A. Susanti, “Permainan Tradisional sebagai Media Edukatif dalam Pengembangan Kognisi dan Sosialisasi Anak Usia Dini : Systematic Literature Review ( SLR ) Traditional Games as Educational Media in Early Childhood Cognition Development and Socialization : Systematic Li,” Arji Action Res. J. Indones., vol. 7, no. 3, 2025.

[12] F. H. Sepe, A. Putri, B. Pandiangan, and A. Mutasyarifin, “Nilai Edukatif Permainan Tradisional Congklak dalam Mengembangkan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas II Sekolah Dasar Negeri 04 Bengalon,” Glob. Educ. J., vol. 4, pp. 637–644, 2026.

[13] D. R. Trianto, V. Iswantiningtyas, and I. H. Nugroho, “Peran Permainan Congklak Dalam Peningkatan Kemampuan Berhitung Anak 5-6 Tahun,” DUNIA ANAKJurnal Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, pp. 99–109, 2025.

[14] R. Rukmini, “The Effect of Traditional Games ( Congklak ) on Cognitive and Fine Motor Development in Children Under Five,” J. Matern. Child Heal., vol. 07, no. 01, pp. 44–51, 2022.

[15] T. J. Rahmat, “Penerapan Permainan Tradisional Congklak untuk Mengembangkan Kemampuan Konsep Berhitung Pemula dan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun di TK Hati Suci Jakarta,” J. Teropong Pendidik. Progr., vol. 2, no. 3, pp. 177–185, 2024,

[16] A. Apriyanda, N. K. M. Lubis, N. A. Sinaga, and A. Chornelius, “Pengaruh Olahraga Permainan Tradisional Congklak Terhadap Perkembangan Psikomotorik dan Kognitif Siswa Sekolah Dasar,” J. Sade. Publ. Ilmu Pendidikan, pembelajaran dan Ilmu Sos., vol. 2, no. 4, pp. 201–210, 2024,

[17] D. Alvisari, Y. C. Lah, and H. Tun, “The Effectiveness of The Traditional Game Congklak in Developing Children ’ s Cognitiveness at Kindergarten,” J. Basic Educ. Res., vol. 4, no. 3, pp. 137–145, 2023,

[18] M. Elpiani and Badroeni, “Pengaruh Penerapan Permainan Tradisional Dakon Dalam Meningkatkan Keamampuan Kognitif Anak Usia Dini di Kober Kembang Harepan,” Early Child. J. Educ., vol. 9, no. 2, pp. 23–32, 2025.

[19] K. P. Pradhana, A. N. ‘Ilmi Azizah, N. Husna, Q. Sauqi, S. Sauqi, and M. F. Hanline, “Application of Traditional Dakon Games in Improving Cognitive Abilities in Early Childhood,” Zuriah J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 2, no. 2, 2024,

[20] Suhairiyah, L. Zahro, and T. Suwargono, “Pengaruh Permainan Tradisional Dakon Dengan Media Alam Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun Di Kb Lativiyah,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 10, no. 4, pp. 422–432, 2025.

[21] Fadilah, A. Herawati, I. M. Febriani, K. Rahmawati, K. Ummati, and Rahmatika, “Pembelajaran Berbasis Permainan Dakon Sebagai Implementasi Literasi Budaya Pada Anak Usia Dini di PAUD Al-Amin Bugih Pamekasan,” Kiddo J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 5, no. 1, pp. 545–555, 2024,

[22] N. A. Romadhoni, R. Fitri, and S. Setyowati, “Pengaruh Etnomatematika Dakon Terhadap Numerasi Dan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 5-6 Tahun.,” Benchmarking J. Manaj. Pendidik. Islam, vol. 8, no. 2, pp. 119–132, 2024.

[23] R. P. Sari, M. A. Syamsudin, and F. Yudha, “Pengembangan Permainan Dakon Lompat (Dakopat) Untuk Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 4-5 Tahun,” Yaa Bunayya J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, pp. 159–166, 2024.

[24] Y. Y. Nurjani and S. Sopianti, “Pengaruh Permainan Congklak Terhadap Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini ( 5-6 Tahun ) Di PAUD Al Falah,” Anaking J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 1, no. 2, pp. 2–9, 2022.

[25] L. Hasanah, M. I. Daulay, R. Amalia, U. Pahlawan, and T. Tambusai, “Pengembangan Kemampuan Kognitif melalui Kegiatan Menghitung Biji Congklak pada Anak Usia Dini,” Refleks. J. Penelit. Tindakan, vol. 1, no. 2, pp. 86–92, 2023.

[26] Khadijah, N. Oktafianti, P. Salsabila, Ramita, and S. Nurjannah, “Permainan Congklak untuk Mengembangkan Kognitif dan Motorik AUD di TK Al- Kausar,” J. Pendidik. dan Konseling, vol. 5, no. 1, pp. 1999–2004, 2023.

[27] P. Welerubun, M. Riyana, and M. Rafi, “Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif dalam Mengenal Bentuk- Bentuk Geometri melalui Permainan Dakon Geometri pada Anak Usia Dini Kelompok B,” J. Pengabdi. Masy. dan Ris. Pendidik., vol. 03, no. 04, pp. 1848–1853, 2025.

[28] A. C. Karyadi and M. Rosa, “Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Pemanfaatan Media Loose Part di PAUD Suryakasih Rawa Bebek Jakarta Timur,” J. Penelit. Tindakan Kelas, vol. 1, no. 2, pp. 86–90, 2023.

[29] W. S. Kusuma, N. D. Sukmono, and O. D. Tanto, “Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Melalui Permainan Tradisonal Dakon , Vygotsky Vs Piaget Perspektif,” Raudhatul Athfal J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 6, no. 2, pp. 67–81, 2022.

[30] A. M. Waraulia, “Dakon Game as a Culture-Based Strategy for Collaborative Indonesian Learning,” EDUKASIA J. Pendidik. dan Pembelajaran, vol. 6, no. 1, pp. 521–536, 2025,

[31] W. Mustikaati, A. Habwah, F. R. Aulia, and K. D. Putri, “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Usia 0-2 Tahun,” vol. 2, no. May, pp. 409–411, 2025.

[32] R. Nurasyiah, C. Atikah, S. A. Tirtayasa, and A. Info, “Karakteristik perkembangan anak usia dini,” vol. 17, no. 1, pp. 75–81, 2023,

[33] A. S. Ramadhani, W. Azizah, Y. Selpiyani, and Khadijah, “Bentuk-bentuk Stimulasi Pada Anak Dalam Perkembangan Motorik Anak Usia Dini di RA,” J. Pendidik. dan Konseling, vol. 4, no. 3, pp. 2360–2370, 2022, [Online]. Available: http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/article/view/5080

[34] P. Mayasari and C. N. Aulina, “Congklak Game Based Learning for Early Childhood Numeracy Growth: Pembelajaran Berbasis Permainan Congklak untuk Pertumbuhan Kemampuan Numerasi pada Anak Usia Dini,” Acad. Open, vol. 10, no. 1 SE-Education, p. 10.21070/acopen.10.2025.12382, Feb. 2026,

[35] H. Chen, C. Kao, and T. Wang, “Evaluation of children ’ s cognitive load in processing and storage of their spatial working memory,” Front. Psychol., vol. 13, no. September, 2022,

[36] R. F. F. Nafisa, “Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Dakon pada Kelompok B TK PGRI III Kec. Bojonegoro Kab. Bojonegoro,” Universitas Terbuka, 2023. [Online]. Available: https://student-repository.ut.ac.id/id/eprint/3606/

[37] R. Anita, “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Permainan Tradisional Dengan Media Congklak Atau Dakon Pada Anak Usia 5 - 6 Tahun Di TK Baiturrohman Sambikerep Surabaya,” Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, 2023.

[38] S. Wahyuningsih, “Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Permainan Dakon Pada Kelompok B di TK Dharma Wanita I Cekel.,” 2024.

[39] D. K. Sari, P. H. Dwipurra, S. N. Rizky, and L. Datul, “Pendampingan Permainan Tradisional dalam mengurangi penggunaan Gadget pada Anak Pra Sekolah di PAUD Cahaya Hati Kota Kediri,” J. Community Engagem. Heal., vol. 5, no. 1, pp. 51–63, 2022.

[40] Rahnang, F. Aditya, Merna, and Lidya, “Traditional Game Module Development : An Alternative To Stimulate Early Childhood Language Development,” Nazhruna J. Pendidik. Islam, vol. 6, no. 1, pp. 139–158, 2023.

[41] D. Nurpitayani, S. Muntomimah, C. Ika, and R. Nita, “The Effect of the Traditional Dakon Game on the Intelligence of Children Aged 4 – 5 Years at KB Ester Sidoasri , Sumbermanjing Wetan ( An Experimental Quantitative Study ),” Ceria J. Progr. Stud. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 14, no. 3, pp. 1138–1153, 2025.

[42] S. S. A. Fitriani and A. Vinayastri, “Pengembangan Instrumen Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini,” Pedagog. J. Anak Usia Dini dan Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 1, pp. 21–36, 2022.

[43] F. Ulfah and S. Wandani, “Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik Anak Melalui Media Toples Simbol Pada Anak Usia Dini 4-5 Tahun Di RA Al Kubro Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut,” Anaking J. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 3, no. 1, pp. 1–5, 2024.

[44] S. Rohimah and D. Jumiatin, “Congklak : Media Permainan Anak Usia Dini untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Simbolik,” Ceria (Cerdas Energik Responsif Inov. Adapt., vol. 9, no. 2, pp. 242–252, 2026.

[45] I. Yulianti, “Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Poliklinik Spesialis Anak di Rumah Sakit Islam IBNU SINA Pekanbaru,” Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, 2025.

[46] L. P. I. Budyawati, Y. S. Umami, and H. Rahmaniyah, “Uji Efektivitas Permainan Berbasis Kearifan Lokal ‘Dhakon’ Pada Metode Bermain Calistung Anak Usia 5-6 Tahun Di Paud Al-Barokah Tamanan Bondowoso,” J. Progr. Stud. PGRA, vol. 8, no. 2, pp. 102–111, 2022.

[47] A. Yuliastrin, A. Fazila, S. Damanik, and R. Vebrianto, “Pengembangan Instrumen Berpikir Kritis : Tutor Identifikasi Berpikir Kritis Development of Critical Thinking Instruments : Critical Thinking Identification Tutor,” J. Sainsmat, vol. XII, no. 1, pp. 16–27, 2023.

[48] A. Wathon, “Permainan tradisional dakon dan pengembangan kemampuan berpikir logis anak usia dini.,” Pelita PAUD, vol. 8, no. 1, pp. 44–53, 2024.

[49] M. Sonya, R. Dewi, and S. Wulan, “Pengembangan Keterampilan Pemecahan Masalah Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Permainan Berbasis Etnopedagogi,” Aulad J. Early Child., vol. 8, no. 2, pp. 1017–1025, 2025,

[50] E. Haryati, S. Setyowati, R. Fitri, A. Kristanto, N. Istq’faroh, and M. S. Haq, “Permainan Tradisional Congklak dalam Kemampuan Problem Solving Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 1, pp. 33–43, 2026,

[51] K. Y. Tung, “Implementation of Traditional Games as Unplugged Activities to Foster Computational Thinking in Early Childhood Education,” ALTHEIA Christ. Educ. J., vol. 6, no. 2, pp. 84–93, 2025.

[52] T. R. Amanah, Noormawanti, and A. N. Firdausyi, “Mengasah Kemampuan Problem Solving Melalui Permainan Congklak Terhadap Literasi Numerik Anak Usia Dini 4-5 Tahun Di Tk Aba Bumiasih Lampung Selatan Universitas Muhammadiyah Metro , Lampung , Indonesia E-mail : Abstrak Keywords : Problem Solving , Numerica,” Thufulah J. Ilm. Mhs., vol. 4, no. 2, pp. 79–90, 2025.

[53] A. F. Maulida, D. C. Rohim, and D. A. Abshor, “Penggunaan Model Teams Games Tournamen (Tgt) Berbasis Permainan Tradisional Congklak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar,” EDUTECH J. Inov. Pendidik. Berbantuan Teknol., vol. 5, no. 4, pp. 995–1005, 2025.

[54] A. N. ‘Ilmi Azizah et al., Melatih Kemampuan Motorik Halus dan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Sukaharjo: Tahta Media Group, 2023.

[55] S. R. Khoerunnisa, I. Muqodas, and R. Justicia, “Pengaruh Bermain Puzzle terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun,” Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 2, pp. 49–58, 2023,

[56] Munawarah, “Melatih Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Gayo ‘Men Tin,’” Bunayya J. Pendidik. Anak, vol. 9, no. 1, pp. 74–85, 2023.

[57] D. Aulia and Sudaryanti, “Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 7, no. 4, pp. 4565–4574, 2023,

[58] I. D. Saputri, “Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini Usia 4-5 Tahun Melalui Permainan Klasik Bakiak Perspektif Epistemologi,” Wisdom J. Pendidik. anak Usia Dini, vol. 04, no. 02, pp. 176–195, 2023.

[59] S. Sovieti, M. Mahdum, R. Rita, D. Daeng, E. Euis, and H. Hadriana, “Perkembangan Kapabilitas Afektif AUD melalui Permainan Tradisional,” J. Obs. J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 8, no. 2, pp. 279–292, 2024,

[60] A. Wicaksono et al., “Analisis Pengaruh Permainan Tradisional Terhadap Perkembangan Fisik-Motorik Dan Sosial-Emosional,” Sport. Collab. J., vol. 3, no. 2, pp. 38–47, 2025.

[61] N. Lestari and E. W. Sugiharti, “Penerapan Permainan Tradisional Dakon Dalam Mendukung Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia 5-,” Al-Athfal STAI Muhammadiyah Probolinggo, vol. 06, no. 02, pp. 234–245, 2025.

[62] C. C. C. Bauer, D. A. Atad, N. Farb, and J. A. Brewer, “From Confound to Clinical Tool: Mindfulness and the Observer Effect in Research and Therapy,” Biol. Psychiatry Cogn. Neurosci. Neuroimaging, vol. 10, no. 4, pp. 402–410, 2025,

[63] S. Mania, M. Malik, and I. St, “Early Childhood Social-Emotional Development Through Traditional Games in Learning at Mutiara Integrated Islamic Kindergarten Makassar,” J. Res. Multidiscip., vol. 7, no. 2, pp. 876–885, 2024.

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles