ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DENGAN PENERAPAN AROMATERAPI LAVENDER PADA KEHAMILAN TRIMESTER III

Authors

  • Amelinda Theodora Amelinda Amelinda
  • Santi Sofiyanti Poltekkes Kemenkes Bandung
  • Riana Pascawati Poltekkes Kemenkes Bandung

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2236

Keywords:

Asuhan Kebidanan Berkesinambungan, Kehamilan, Aromaterapi Lavender

Abstract

kebidanan berkesinambungan (continuity of care) menjadi pendekatan layanan yang penting. Pendekatan ini memberi kesempatan bagi bidan untuk menerapkan intervensi komplementer yang aman dalam mengatasi kecemasan, salah satunya aromaterapi lavender. Tujuan: Memberikan asuhan kebidanan berkesinambungan dengan penerapan aromaterapi lavender untuk menurunkan kecemasan ibu hamil serta menggambarkan luaran kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan kontrasepsi. Metode: Penelitian ini merupakan laporan kasus (laporan kasus) pada Ny. N, 23 tahun, G1P0A0, dengan pelaksanaan asuhan kebidanan berkesinambungan, pengukuran kecemasan menggunakan PRAQ-R2, serta pemberian intervensi aromaterapi inhalasi lavender selama kehamilan. Hasil: Menunjukkan penurunan kecemasan dari kategori sedang skor 32 menjadi kategori ringan skor 14. Selama kehamilan, ibu mendapat pemantauan rutin, edukasi, konseling, serta pendampingan relaksasi menggunakan aromaterapi lavender. Pada usia kehamilan 39 minggu ditemukan oligohidramnion sehingga dilakukan kolaborasi rujukan, dan persalinan dilakukan secara sectio caesarea. Bayi lahir dalam kondisi stabil. Pada masa nifas, asuhan diberikan secara menyeluruh termasuk pijat oksitosin yang membantu peningkatan produksi ASI. Asuhan bayi baru lahir dilakukan sesuai standar, dan pada hari ke-40 postpartum ibu memilih kontrasepsi suntik 3 bulan setelah mendapatkan konseling. Kesimpulan: aromaterapi lavender efektif menurunkan kecemasan dan aman digunakan dalam asuhan kebidanan berkesinambungan. Pendekatan ini mendukung kesiapan ibu serta menghasilkan luaran maternal dan neonatal yang optimal.

Views

31 kali

Downloads

34 kali

References

[1] Y. V. Stjernholm, P. da S. Charvalho, O. Bergdahl, T. Vladic, dan M. Petersson, "Continuous Support Promotes Obstetric Labor Progress and Vaginal Delivery in Primiparous Women – A Randomized Controlled Study," Front. Psychol., vol. 12, Feb. 2021, doi: 10.3389/fpsyg.2021.611631. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.582823

[2] WHO, "Maternal Mortality—SDG Target 3.1," World Health Organization, Geneva, 2024. [Online]. Tersedia: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/sdg-target-3_1-maternal-mortality.

[3] J. Sandall, C. Fernandez Turienzo, D. Devane, H. Soltani, S. Gates, P. Sherry, et al., "Midwife continuity of care models versus other models of care for childbearing women," Cochrane Database Syst. Rev., vol. 4, hal. CD004667, 2024, doi: 10.1002/14651858.CD004667.pub6. https://doi.org/10.1002/14651858.CD004667.pub6

[4] G. Zarbiv, S. Perlman, dan M. E. Ellen, "Barriers and facilitators for implementation of continuity of midwife care: A review of reviews," Women Birth, vol. 38, 2025, doi: 10.1016/j.wombi.2025.101867. https://doi.org/10.1016/j.wombi.2025.101867

[5] M. Tabatabaeichehr dan H. Mortazavi, "The Effectiveness of Aromatherapy in the Management of Labor Pain and Maternal Anxiety: A Systematic Review," Ethiop. J. Health Sci., vol. 30, no. 3, hal. 449–458, 2020, doi: 10.4314/ejhs.v30i3.16. https://doi.org/10.4314/ejhs.v30i3.16

[6] J. Cui, M. Li, Y. Wang, H. Li, X. Hao, Q. Yang, et al., "Inhalation Aromatherapy via Brain-Targeted Nasal Delivery: Natural Volatiles or Essential Oils on Mood Disorders," Front. Pharmacol., vol. 13, Apr. 2022, doi: 10.3389/fphar.2022.860043. https://doi.org/10.3389/fphar.2022.860043

[7] L. Kartikasari, T. R. A. Wijayanti, dan A. S. Purwanti, "Pengaruh aromaterapi lavender terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III," J. Nurs. Pract. Educ., vol. 4, no. 2, hal. 271–278, Jun. 2024, doi: 10.53800/jnpe.v4i2.354. https://doi.org/10.34305/jnpe.v4i2.1067

[8] V. N. Aromatika dan A. P. Utami, "Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap Kecemasan Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Merakurak," J. Ilm. Ilmu Kesehat. Kedokt., vol. 2, no. 4, hal. 181–187, 2024. https://doi.org/10.55606/termometer.v2i4.4351

[9] A. C. Huizink, M. E. J. Huurre, R. D. M. P. Gardemous, G. H. A. Visser, dan B. J. K. de Graaf, "Is pregnancy anxiety a distinctive syndrome? Early Human Development," Early Hum. Dev., vol. 72, no. 9, hal. 81–91, 2016, doi: 10.1016/j.earlhumdev.2016.08.004. https://doi.org/10.1016/j.earlhumdev.2016.08.004

[10] J. Herviza dan W. M. P. Pane, "Kecemasan pada Ibu Primigravida," J. Kebidanan, vol. 7, no. 1, hal. 45–51, 2021.

[11] D. Donelli, M. Antonelli, C. Bellinazzi, G. F. Gensini, dan F. Firenzuoli, "Effects of lavender on anxiety: A systematic review and meta-analysis," Phytomedicine, vol. 65, hal. 153099, Jul. 2019, doi: 10.1016/j.phymed.2019.153099. https://doi.org/10.1016/j.phymed.2019.153099

[12] E. Karadag, S. Samancioglu, dan D. Ozdemir, "The Effect of Inhaled Aromatherapy with Lavender Oil on Anxiety and Stress: A Systematic Review," Complement. Ther. Clin. Pract., vol. 48, no. 1, hal. 101–108, 2022, doi: 10.1016/j.ctcp.2022.101534. https://doi.org/10.1016/j.ctcp.2022.101534

[13] V. H. A. Mascarenhas, A. Caroci-Becker, J. M. Nick, S. Sahin, R. T. da C. Drigo, M. L. G. Riesco, dan M. de O. P. Lima, "Effectiveness of aromatherapy on physiological and psychological symptoms during pregnancy: a systematic review and meta-analysis," Complement. Ther. Med., vol. 95, 2025, doi: 10.1016/j.ctim.2025.103089. https://doi.org/10.1016/j.ctim.2025.103279

[14] O. Iskandar dan A. Kamila, "Oligohidramnion: Tinjauan Pustaka," Galenical, vol. 2, no. 1, hal. 44–55, 2023. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v2i3.8715

[15] H. Sheikhbardsiri et al., "Aromatherapy using lavender oil effectiveness on pain and anxiety after C-section: A randomized controlled trial," J. Epidemiol. Glob. Health, vol. 14, no. 1, hal. 88–96, 2024, doi: 10.1007/s44197-024-00176-3.

[16] D. Yulianti et al., "Breastfeeding Stimulation and Oxytocin Release as Determinants of Uterine Involution," Asian J. Nurs. Educ. Res., vol. 14, no. 2, hal. 105–112, 2024.

[17] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, "Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana," Direktorat Kesehatan Keluarga, Kemenkes RI, Jakarta, vol. 1, hal. 1–286, Nov. 2021.

[18] N. E. Cahyaning, H. Suryono, I. Rustanti, P. Hermiyanti, and F. Setiyadi, “Analisis tingkat kepadatan vektor dan binatang pembawa penyakit di RSI Surabaya Jemursari tahun 2025,” Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat, vol. 25, no. 2, pp. 211–226, 2025. https://doi.org/10.32382/sulo.v25i2.1606

[19] E. Fatmawati, I. Kusmindarti, Y. Yuwansyah, P. Paryono, and S. Wahyuni, “Terapi komplementer sepanjang siklus kehidupan manusia,” 2025.

[20] A. Endang, N. Andriana, and D. R. Djupri, “Sinergi yoga prenatal dan aromaterapi lavender dalam mereduksi kecemasan ibu hamil trimester 3 di Rumah Sakit Primaya,” Borneo Nursing Journal (BNJ), vol. 8, no. 1, pp. 2022–2026, 2026. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.737

[21] W. Holis and M. E. Y. Fujianti, “Efektivitas relaksasi otot progresif (progressive muscle relaxation) terhadap kecemasan: Systematic review,” Indonesian Health Science Journal, vol. 4, no. 2, pp. 50–57, 2024. https://doi.org/10.52298/ihsj.v4i2.62

[22] D. A. Ningsih, I. Sakinah, S. R. N. Aisyah, S. Fadhilah, and S. Hasanah, “Pengaruh dukungan keluarga melakukan pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui,” JOMIS (Journal of Midwifery Science), vol. 8, no. 2, pp. 99–114, 2024. https://doi.org/10.36341/jomis.v8i2.3822

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles