HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL TRIMESTER II DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN WIWIET WULANDARI

Authors

  • Rika Oktapianti STIK Bina Husada Palembang
  • Dempi Triyanti STIK Bina Husada Palembang

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2376

Keywords:

Anemia, Ibu hamil, Karakteristik Ibu, Pengetahuan, Trimester III

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil dan menjadi penyebab tingginya angka morbiditas serta mortalitas maternal. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai anemia dapat meningkatkan resiko terjadinya komplikasi selama kehamilan. Pengetahuan yang baik mengenai anemia diharapkan dapat membantu ibu hamil dalam melakukan pencegahan dan penatalaksanaan anemia secara tepat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu hamil trimester II yang meiputi umur, pendidikan, pekerjaan dan paritas dengan tingkat pengetahuan  tentang anemia di Tempat Praktik Mandiri Bidan Wiwiet Wulandari. Metode: penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II yang melakukan pemeriksaan kehamilan di PMB Wiwiet Wulandari sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data  dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05) . Hasil: Dari 30 responden sebagian besar responden berusia 20-35 tahun (83,3%), berpendidikan SMA/SMK (40%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (70%), dan nulipara (46,7%). Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia sebagian besar termasuk kategori baik yaitu sebanyak 12 responden (40%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara umur dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia (p=0,040). Sementara itu, pendidikan (p=0,087), pekerjaan (p=0,060), dan paritas (p=0,243) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Kesimpulan: sebagian besar ibu hamil trimester II memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai anemia. Faktor umur mempunyai hubungan dengan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia, sedangkan pendidikan, pekerjaan dan paritas tidak memiliki hubungan yang bermakna.

Views

33 kali

Downloads

23 kali

References

[1] Amalia, A, dan Tjiptaningrum, A. Diagnosis dan Tatalaksana Anemia Defesiensi Besi. Majority I 5 (5). 2016

[2] Kemenkes RI. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). 2018

[3] Ai Yeyeh, Rukiyah. Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). Jakarta: Trans Info Media. 2011.

[4] Walyani, Elisabeth Siwi. Asuhan Kebidanan Pada Kehamilan. Yogyakarta: Pustaka Baru. 2015

[5] Wawan, A., & Dewi, M. Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika. 2011

[6] Manuaba, I. B. G. Ilmu kebidanan penyakit kandungan dan KB. Jakarta: EGC. 2010

[7] Sulaiman, M. H., Flora, R., Zulkarnain, M., Yuliana, I., & Tanjung, R. Defisiensi zat besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. J Telenursing, 4(1), 11-19. https://doi.org/10.31539/joting.v4i1.3254. 2022

[8] Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., & Anggraini, L. Metode Orkes-Ku (raport kesehatanku) dalam mengidentifikasi potensi kejadian anemia gizi pada remaja putri (Noor, M. E., Noor, M. S., Rahman, F., Rosadi, D., Sari, A. R., Laily, N., Anhar, V. Y., Eds.). CV Mine. 2019

[9] Lestari, I. P., Lipoeto, N. I., & Almurdi, A. Hubungan konsumsi zat besi dengan kejadian anemia pada murid SMP Negeri 27 Padang. J Kesehat Andalas, 6(3), 507. https://doi.org/10.25077/jka.v6i3.730. 2018

[10] Gusnidarsih, V. Hubungan usia dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia klinis selama kehamilan. Jurnal Asuhan Ibu dan Anak, 5(1) 340(7743), 37-42. https://doi.org/10.33867/jaia.v5i1.155. 2020

[11] Kurniasih, D. Pengetahuan ibu hamil trimester III tentang anemia (Penerbit NEM). https://books.google.co.id/books?id=pPp7EAAAQBAJ&printsec=frontcover&hl=id&source=gbs_atb#v=onepage&q&f=false. 2022

[12] Adawiyah, R., & Wijayanti, T. Hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Trauma Center Samarinda. Borneo Student Res, 2(3), 1553-1562. https://journals.umkt.ac.id/index.php/bsr/article/view/1625/. 2021

[13] Amini, A., Pamungkas, C. E., & Harahap, A. P. H. P. Umur ibu dan paritas sebagai faktor risiko yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ampenan. Midwifery J J Kebidanan UM Mataram, 3(2), 108. https://doi.org/10.31764/mj.v3i2.506. 2018

[14] Wardiah, Arianti. Hubungan anemia dengan kejadian abortus Di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. 7(1). https://doi.org/10.22219/jk.v7i1.3236 . 2016

[15] Usman, I. Hubungan Paritas, Anemia, dan Usia terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSUD Raden Mattaher Kota Jambi 2017. Scientia Journal, 6(01), 113-119. 2017

[16] Frass KA. Postpartum hemorrhage is related to the hemoglobin levels at labor: An observational study. Alexandria Journal of Medicine. 2015;51(4):333–337. Frass KA. Postpartum hemorrhage is related to the hemoglobin levels at labor: An observational study. Alexandria Journal of Medicine. 51(4):333–337. https://doi.org/10.1016/j.ajme.2014.12.002. 2015

[17] Wahyuningsih. Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Anemia di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Jurnal Kebidanan, STIKES William Booth. 9 (2) 12-24. https://doi.org/10.47560/keb.v912.245. 2020

[18] Sholehah, Nur. Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia di Puskesmas Godean II Kabupaten Sleman. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jendral Achmad Yani Yogyakarta. Karya Tulis Ilmiah. 2017

[19] S. Notoatmodjo, Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.

[20] Chandra, F., Junita, D. D., & Fatmawati, T. Y. Tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan status anemia. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(04), 653-659. https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i04.398. 2019.

[21] Purwaningtyas, M.L. dan Prameswari, G.N. Faktor Kejadian Anemia pada Ibu Hamil. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) 1(3): 43-54. 2017

[22] Salsabilah AD, Suryaalamsah I. Hubungan tingkat kepatuhan konsumsi tablet Fe dan faktor lainnya terhadap kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Cipanas. Tirtayasa Medical Journal. 2(1). https://doi.org/10.52742/tmj.v2i1.17617. 2022

[23] Rafika, S.. Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Selatan. Kesehatan Luwu Raya, 9(2) 105-109. http://jurnalstikesluwuraya.ac.id/index.php/eq/article/view/197. 2023

[24] Indriani, Suhartiningsih, Fithriana, D., & Santoso, I. M. E. Hubungan paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gunungsari. Prima J Ilmu Kesehatan, 5(1), 60-67. https://doi.org/10.47506/jpri.v5i1.136. 2019

[25] Rahayu D., W. M. E. & N. N. (2021). The risk factors of anemia in pregnant women. Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(1), 374–378

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles