PENGARUH KOMBINASI COUNTERPRESSURE DAN BIRTH BALL TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI KLINIK PRATAMA AROFAH KABUPATEN TUBAN

Authors

  • Acha FadilaPutri Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Sulistiyowati Sulistiyowati Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Amirul Amalia Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Shinta Alifiana Rahmawati Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2402

Keywords:

Birth Ball, Counterpressure, Nyeri Persalinan

Abstract

Nyeri persalinan merupakan respons fisiologis akibat kontraksi uterus dan dilatasi serviks selama proses persalinan yang dapat memengaruhi kondisi fisik maupun psikologis ibu. Intensitas nyeri yang tinggi pada kala I fase aktif berpotensi meningkatkan kecemasan, kelelahan, serta menghambat kemajuan persalinan. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri persalinan adalah kombinasi teknik counterpressure dan penggunaan birth ball. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi counterpressure dan birth ball terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di Klinik Pratama Arofah Kabupaten Tuban. Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu bersalin yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) dan dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas nyeri sebelum intervensi sebesar 8,07 ± 1,01, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 6,07 ± 1,14. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,848 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan kombinasi counterpressure dan birth ball terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Keterbatasan penelitian ini adalah penggunaan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol dengan jumlah sampel yang relatif terbatas. Kombinasi kedua metode tersebut dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam meningkatkan kenyamanan ibu selama proses persalinan.

Views

48 kali

Downloads

20 kali

References

[1] N. Herlina, I. F. Agustina, E. Ekowati, T. Perwitasari, Johara, and T. Rtnaningsih, Asuhan Kebidanan Persalinan Teori dan Implementasi. Sonpedia Pubhlising indonesia, 2023.

[2] World Health Organization, “Maternal Health,” WHO. [Online]. Available: https://www.who.int/health-topics/

[3] S. Mukarromah, I. T. Wijayanti, and D. Sariyani, “Penurunan Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif dengan Metode Kompres Hangat dan Kompres Dingin,” vol. 12, no. 3, p. 10, 2022, [Online]. Available: https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1979/1260

[4] S. Astuti, Y. Aryani, and E. Susilawati, “Effectiveness of Birth Ball and Counterpressure on Labor Pain in The Siti Julaeha Midwife Practice, Pekanbaru City,” J. Ibu dan Anak, vol. 10, no. 2, pp. 75–81, 2022.

[5] W. E. Aifa and F. S. Tanberika, “Effect Of Counterpressure With Birth Ball On Reduction Of Labor Pain In First Stage,” vol. 10, no. 3, pp. 2353–2358, 2022.

[6] D. N. Fariktahma, W. Widayani, and N. Widaningsih, “Birth Ball Dapat Menurunkan Intensitas Nyeri Persalinan Kala 1 Fase Aktif,” J. Penelit. Sains dan Kesehat. Avicenna, vol. 4, no. 1, pp. 9–16, 2025.

[7] R. Tane, R. D. Silalahi, and A. Angriawan, “Pengaruh Kombinasi Terapi Counterpressure Dengan Birth Ball Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Di Klinik Citra Marendal,” J. Penelit. Keperawatan Med., vol. 6, no. 2, pp. 33–41, 2024, doi: 10.36656/jpkm.v6i2.1770.

[8] L. P. Astuti, G. Gunarmi, and B. Dedi, “Manajemen Nyeri Persalinan Dengan Belt Ball,” J. Kebidanan, vol. XIV, no. 02, pp. 145–156, 2022, doi: 10.35872/jurkeb.v14i02.553.

[9] S. Huda, M. Meisyaroh, S. Hasriani, F. Keperawatan, and I. M. Sidrap, “Teknik Counter Pressure Mengurangi Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Proses persalinan sangat mempengaruhi kehidupan seorang Wanita . Pengalaman setiap kemungkinan akan menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan yang luar biasa . pertama kali mela,” vol. 5, pp. 86–94, 2024.

[10] Dartiwen, “Analisis Komparasi Tingkat Nyeri Persalinan Antara Primipara dan Multipara,” J. Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, vol. 14, no. 1, pp. 84–91, 2023.

[11] D. Marawita, D. Soraya, and D. Putri, “Pengaruh Penggunaan Birth Ball Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Pada Primigravida,” J. Fisioter. Dan Ilmu Kesehat. Sisthana, vol. 5, no. 1, pp. 12–19, 2023, doi: 10.55606/jufdikes.v5i1.176.

[12] L. Rachmawati and C. S. Haryati, “Efek Kombinasi Counterpressure Masase Dan Birth Ball Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cimanggung Kabupaten Sumedang,” J. Kesehat. Pertiwi, vol. 5, no. 2, pp. 1–8, 2023.

[13] N. Zulfina, A. Famayanti, and F. Hartati, “Teknik Counterpressure Massage Massage Dengan Birth Ball Terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Wilayah Kelurahan Kembangan Selatan Kota Jakarta Barat Tahun 2023,” Media Heal. Res., vol. 2, no. 2, pp. 74–86, 2024, doi: 10.70716/mohr.v2i2.71.

[14] O. Zativa, B. Barus, D. Widiyanti, and N. Yulyana, “Penggunaan Birth Ball Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif,” vol. 4, pp. 5053–5058, 2023.

[15] D. Farhani, D. Hidayanti, S. Sariaty, and T. Suheti, “Pengaruh Birth ball Terhadap Nyeri Persalinan di Praktik Mandiri Bidan Wilayah Bandung Raya,” J. Penelit. Sains dan Kesehat. Avicenna, vol. 3, no. 3, pp. 242–248, 2024.

[16] E. Sriayuningtyas and R. Galaupa, “The Effect Of Counter Pressure And Kneading Techniques On Reducing The Intensity Of Labor Pain In The First Stage Of Active Phase,” Int. J. Heal. Pharm., vol. 2, no. 4, pp. 676–679, 2022, doi: 10.51601/ijhp.v2i4.86.

Downloads

Published

2026-09-12

Issue

Section

Articles