UNMARRIED PREGNANCY PADA REMAJA DENGAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS: LAPORAN KASUS
DOI:
https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2472Keywords:
Kehamilan Remaja, Unmarried pregnancy, Anemia, Kekurangan Energi KronisAbstract
Pendahuluan: Kehamilan remaja sebelum pernikahan dapat disertai masalah fisik, gizi, dan psikososial. Tujuan: Menggambarkan asuhan kebidanan komprehensif pada remaja dengan unmarried pregnancy, anemia, dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Metode: Laporan kasus SOAP dilakukan pada primigravida usia 17 tahun, usia kehamilan 28-29 minggu, melalui pengkajian awal dan empat kunjungan tindak lanjut. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik-obstetri, antropometri, hemoglobin, dokumentasi, dan evaluasi. Hasil: Kondisi awal meliputi pusing, hemoglobin 10,3 g/dL, LILA 22,5 cm, pola makan kurang beragam, keterlambatan ANC, dan kecemasan. Asuhan mencakup edukasi gizi, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, MMS dan kalsium, konseling psikologis, tanda bahaya, dukungan keluarga, P4K, dan KB pascapersalinan. Pada evaluasi akhir pusing menghilang, hemoglobin menjadi 11,8 g/dL, berat badan 59 kg, LILA 23 cm, kepatuhan ANC serta kesiapan persalinan membaik. Kesimpulan: Asuhan berkelanjutan memperbaiki kondisi klinis dan kesiapan ibu, tetapi pemantauan gizi perlu dilanjutkan karena LILA masih <23,5 cm. Pendahuluan: Kehamilan remaja sebelum pernikahan dapat disertai masalah gizi, anemia, keterlambatan ANC, dan tekanan psikososial. Tujuan: Mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada remaja dengan unmarried pregnancy, anemia, dan Kekurangan Energi Kronis (KEK). Metode: Laporan kasus SOAP pada primigravida usia 17 tahun, usia kehamilan 28-29 minggu, melalui satu pengkajian awal dan empat kunjungan tindak lanjut. Hasil: Kondisi awal meliputi pusing, Hb 10,3 g/dL, LILA 22,5 cm, berat badan 53,5 kg, pola makan kurang beragam, keterlambatan ANC, dan kecemasan. Asuhan mencakup edukasi gizi, penguatan kepatuhan suplementasi, konseling suportif, dukungan keluarga, edukasi tanda bahaya, P4K, dan konseling KB pascapersalinan. Pada evaluasi akhir, pusing tidak lagi dikeluhkan, Hb meningkat menjadi 11,8 g/dL, LILA menjadi 23 cm, berat badan menjadi 59 kg, serta kepatuhan ANC dan kesiapan persalinan dilaporkan membaik. Perubahan tersebut merupakan temuan observasional selama asuhan dan tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat. Kesimpulan: Asuhan berkelanjutan berjalan seiring dengan perbaikan kondisi klinis dan kesiapan ibu, tetapi risiko KEK masih memerlukan pemantauan karena LILA tetap <23,5 cm.
Views
Downloads
References
[1] A. E. Mustika, Andriyanti, and L. Djuari, “Faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan remaja di Indonesia tahun 2020-2025: Tinjauan literatur,” JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, vol. 4, no. 4, 2025, doi: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2085.
[2] R. Fadilah, F. Fauza, R. Khairina, and N. Mustika, “Kesiapan menjalani peran sebagai ibu pada remaja hamil di luar nikah,” JUANG: Jurnal Wahana Konseling, vol. 8, no. 1, pp. 131–144, 2025, doi: 10.31851/juang.v8i1.19531.
[3] A. Fatimah and R. E. Pertiwi, “Dinamika psikologis pada remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan,” Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis, vol. 1, no. 2, pp. 83–100, 2024, doi: 10.26486/jdp.v1i2.4269.
[4] S. A. Fatimah, D. Triwidiyantari, I. Suryani, and M. Indriati, “Hubungan kehamilan usia remaja dengan kejadian anemia dan KEK di Puskesmas Banjaran Kota tahun 2024,” artikel penelitian, STIKes Dharma Husada, Bandung, Indonesia, 2024. Accessed: Oct. 10, 2026. [Online]. Available: https://siakad.stikesdhb.ac.id/repositories/400824/4008240415/ARTIKEL%20PDF.pdf
[5] R. O. Simorangkir, A. B. Sitepu, and G. S. Gunny N., “Gambaran deteksi dini anemia pada ibu hamil di Klinik Helen Tarigan tahun 2021,” Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 1, no. 1, pp. 36–48, 2022, doi: 10.47709/healthcaring.v1i1.1319.
[6] World Health Organization, Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. Geneva: World Health Organization, 2024.
[7] N. Sastri, A. D. C. Dewi, and Susmita, “Analisis risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil,” Jurnal Promotif Preventif, vol. 6, no. 6, pp. 868–876, 2023, doi: 10.47650/jpp.v6i6.1038.
[8] R. Agusmarinda, Y. Ananti, and I. Purnamasari, “Hubungan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan kejadian anemia pada ibu hamil,” Jurnal Kesehatan Amanah, vol. 9, no. 1, pp. 109–124, 2025, doi: 10.57214/jka.v9i1.747.
[9] A. Fitria, L. R. Rakhma, and E. Soviana, “Hubungan status gizi dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil di wilayah Puskesmas Babakan Kabupaten Cirebon tahun 2022,” Jurnal Gizi and Kesehatan, vol. 15, no. 1, pp. 151–159, 2023, doi: 10.35473/jgk.v15i1.383.
[10] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Petunjuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal bagi Balita and Ibu Hamil. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2023.
[11] W. I. P. E. Sari Putri and I. F. Andini, “Hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kejadian anemia pada ibu hamil,” Journal of Midwifery, vol. 11, no. 2, pp. 280–288, 2023, doi: 10.37676/jm.v11i2.5115.
[12] H. Khoeroh and Hafsah, “Implementasi antenatal care terpadu sebagai upaya deteksi dini anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Buaran,” Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, vol. 14, no. 1, pp. 127–132, 2023, doi: 10.34305/jikbh.v14i01.683.
[13] M. R. Hernayanti, D. N. S. Arum, M. Maranata, and O. D. Laksmita, “Determinants of antenatal care visits among adolescent pregnancy,” Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, vol. 17, no. 2, pp. 57–68, 2024, doi: 10.29238/kia.v17i2.2052.
[14] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2020.
[15] A. Y. Tjolly and C. H. Soetjiningsih, “Dampak psikologis remaja yang hamil di luar pernikahan,” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 3, no. 2, pp. 224–237, 2023.
[16] R. C. L. Wulandari, Y. S. Aryani, and A. Meiranny, “Adolescent psychological impact on mental health during pregnancy,” Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), vol. 5, no. 2, pp. 178–184, 2023, doi: 10.35451/jkk.v5i2.1536.
[17] Rodiyah and A. Setiawan, “Pengaruh dukungan keluarga dengan kecemasan ibu hamil,” Afeksi: Jurnal Psikologi, vol. 1, no. 2, pp. 305–315, 2023, doi: 10.572349/afeksi.v2i2.1315.
[18] N. S. Insiyah and F. Indrawati, “Program Perencanaan Persalinan and Pencegahan Komplikasi (P4K) di puskesmas,” Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, vol. 1, no. 3, pp. 371–380, 2021, doi: 10.15294/ijphn.v1i3.46205.
[19] H. Raharini, M. W. Yulia, and D. Agustanto, “Strategi promosi and konseling kontrasepsi pascapersalinan dalam upaya peningkatan capaian kesehatan nasional: Literature review,” SAINTEKES: Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, vol. 4, no. 4, pp. 193–202, 2025.
[20] M. Anjasari, N. J. Margiyanti, and N. Huda, “Asuhan kebidanan kehamilan remaja pada Ny. D usia 17 tahun di Puskesmas Tanjung Sengkuang Kota Batam,” Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF), vol. 2, no. 1, pp. 108–118, 2024, doi: 10.57213/jrikuf.v2i1.136.
[21] A. N. Fithrah, S. A. Sharief, and Azrida M, “Asuhan kebidanan antenatal pada Ny. R dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil,” Window of Midwifery Journal, vol. 5, no. 1, pp. 28–36, 2024, doi: 10.33096/wom.vi.1628.
[22] F. Adhimukti, U. R. Budihastuti, and B. Murti, “Meta-analysis: The effect of anemia in pregnant women on the risk of postpartum bleeding and low birth weight,” Journal of Maternal and Child Health, vol. 8, no. 1, pp. 58–69, 2023, doi: 10.26911/thejmch.2023.08.01.06.
[23] P. Juliyanti, E. P. Sari, P. L. N. Indriani, and I. Sari, “Hubungan anemia, hipertensi dalam kehamilan, and Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat badan lahir rendah di RSUD Prabumulih tahun 2023,” Indonesian Journal of Health Science, vol. 5, no. 3, pp. 492–502, 2025, doi: 10.54957/ijhs.v5i3.1452.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JUBIDA- Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JUBIDA - Journal of Midwifery provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUBIDA - Journal of Midwifery is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




