HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN STATUS HIPERTENSI DI PUSKESMAS SUNGAI TABUK 1

Authors

  • Ernawati Ernawati Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Fika Aulia Aulia Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Hiryadi Hiryadi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Bardiati Ulfah Ulfah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2474

Keywords:

Kontrasepsi Suntik 3 Bulan, Lama Penggunaan, Hipertensi, Akseptor KB

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan dengan status hipertensi di Puskesmas Sungai Tabuk 1. Studi cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis dan register tahun 2025. Lama penggunaan dikategorikan <2 tahun dan ≥2 tahun. Status hipertensi ditetapkan secara operasional dari catatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg, bukan sebagai diagnosis klinis baru. Seluruh 355 akseptor yang memenuhi kriteria dianalisis dengan total sampling. Analisis menggunakan chi-square dan prevalence ratio (PR) kasar dengan 95% confidence interval (CI). Hipertensi ditemukan pada 6,9% pengguna <2 tahun dan 73,8% pengguna ≥2 tahun. Terdapat asosiasi bermakna (p<0,001; PR=10,70; 95% CI 5,85-19,57). Temuan tidak membuktikan kausalitas dan durasi ≥2 tahun bukan batas klinis penghentian DMPA.

Views

4 kali

Downloads

0 kali

References

[1] B. P. Harwijayanti et al., Pelayanan Kontrasepsi dan KB. Padang, Indonesia: Global Eksekutif Teknologi, 2023.

[2] World Health Organization, “Family planning/contraception methods,” World Health Organization, 2021.

[3] Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Melihat fakta antara kontrasepsi dan kanker payudara,” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2025.

[4] Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta, Indonesia: BKKBN, 2019.

[5] M. N. T. Widiastuti and Cahyaningrum, “Hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan peningkatan tekanan darah di Klinik Kasih Bunda Palembang,” Journal of Holistics and Health Sciences, vol. 4, no. 2, pp. 235-245, 2022, doi: 10.35473/jhhs.v4i2.162. https://doi.org/10.35473/jhhs.v4i2.162

[6] F. Aulia, D. K. Sari, S. M. Ulfa, and P. P. Lestari, “Pengenalan metode alat kontrasepsi guna meningkatkan keikutsertaan dalam menjadi peserta keluarga berencana,” AMMA J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 6, pp. 755-761, 2022.

[7] Latifah, E. Nurachmah, and Hiryadi, “Faktor yang berkontribusi terhadap motivasi menjalani pemeriksaan pap smear pasien kanker serviks di poli kandungan,” J. Keperawatan Suaka Insan, vol. 5, no. 1, pp. 90-99, 2020. https://doi.org/10.51143/jksi.v5i1.192

[8] Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Pusat Statistik, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, and ICF, Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2022: Fact Sheet. Jakarta, Indonesia, 2022.

[9] B. Susilowati, “Faktor penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan pada wanita usia subur di Kabupaten Boyolali,” Skripsi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia, 2023.

[10] L. O. Alifariki, Epidemiologi Hipertensi: Sebuah Tinjauan Berbasis Riset. Yogyakarta, Indonesia: LeutikaPrio, 2019.

[11] World Health Organization, “Obesity and overweight,” World Health Organization, 2024.

[12] A. Z. Chofsah, J. Palupi, and E. Subiastutik, “The relationship between the duration of 3-month injectable hormonal contraceptive use and blood pressure in women of childbearing age at the Siti Nur Faizah PMB, Jember Regency,” J. EduHealth, vol. 16, no. 3, pp. 1485-1495, 2025.

[13] S. Isfandari, S. Siahaan, L. Pangaribuan, and D. B. Lolong, “Kontribusi penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kejadian hipertensi pada perempuan premenopause,” Bul. Penelit. Kesehat., vol. 44, no. 1, pp. 33-40, 2016. https://doi.org/10.22435/bpk.v44i1.4947.33-40

[14] M. N. Fadillah, “Use of 3-month injectable contraception and its relationship with weight gain and hypertension,” SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 3, no. 3, pp. 668-675, 2024, doi: 10.53801/sjki.v3i3.212. https://doi.org/10.53801/sjki.v3i3.212

[15] J. Toar, “Hubungan lama penggunaan alat kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada perempuan di Puskesmas Tonsea Lama,” Afiasi J. Kesehat. Masy., vol. 7, no. 2, pp. 281-287, 2022, doi: 10.31943/afiasi.v7i2.173. https://doi.org/10.31943/afiasi.v7i2.173

[16] Rostina and D. Sari, “Hubungan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dan obesitas dengan kejadian hipertensi,” Mega Buana Journal of Nursing, vol. 4, no. 1, 2025, doi: 10.59183/g9nyah48. https://doi.org/10.59183/g9nyah48

[17] M. Inayah, T. Utami, and S. Haniyah, “Studi literatur: Analisis efek samping penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dan oral pada kejadian hipertensi wanita,” J. Kesehat., vol. 11, no. 3, pp. 223-228, 2021.

[18] D. Yuliana, “Hubungan lama penggunaan kontrasepsi pil KB dengan kejadian hipertensi pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas Lakahang Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa,” J. Nurse, vol. 3, no. 2, pp. 117-122, 2020. https://doi.org/10.57213/nurse.v3i2.87

[19] I. Susiloningtyas and S. Ediyono, “Hubungan lama penggunaan kontrasepsi suntikan dengan hipertensi,” Malang J. Midwifery, vol. 5, no. 1, pp. 37-44, 2023, doi: 10.31290/majory.v5i1.3887. https://doi.org/10.31290/majory.v5i1.3887

[20] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2022.

[21] E. Roflin, Pengolahan dan Analisis Data Penelitian. Pekalongan, Indonesia: Penerbit NEM, 2021.

[22] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Panduan Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020.

[23] M. M. Manangkot and I. M. Suindrayasa, “Gambaran self care behavior pada pasien hipertensi di puskesmas wilayah Kota Denpasar,” Community Publ. Nurs., vol. 8, no. 4, 2020. https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i04.p09

[24] E. Suprayitno and A. Huzaimah, “Pendampingan tentang penyakit hipertensi dan perawatan keluarga dengan hipertensi,” in Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 2020, pp. 104-106.

[25] A. Suwandewi, Hiryadi, and M. Rahayu, “Pengaruh pemberian pendidikan kesehatan program isi piringku terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil,” J. Nurs. Invention, vol. 2, no. 2, pp. 72-79, 2021. https://doi.org/10.33859/jni.v2i2.142

[26] World Health Organization, Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use, 6th ed. Geneva, Switzerland: World Health Organization, 2025.

[27] A. T. Nguyen, K. M. Curtis, N. K. Tepper, et al., “U.S. Medical Eligibility Criteria for Contraceptive Use, 2024,” MMWR Recommendations and Reports, vol. 73, no. 4, pp. 1-126, 2024, doi: 10.15585/mmwr.rr7304a1. https://doi.org/10.15585/mmwr.rr7304a1

[28] J. W. McEvoy, C. P. McCarthy, R. M. Bruno, et al., “2024 ESC Guidelines for the management of elevated blood pressure and hypertension,” European Heart Journal, vol. 45, no. 38, pp. 3912-4018, 2024, doi: 10.1093/eurheartj/ehae178. https://doi.org/10.1093/eurheartj/ehae178

Downloads

Published

2026-10-17

Issue

Section

Articles