HUBUNGAN SIKAP REMAJA PUTRI DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI WILAYAH KECAMATAN BAKARANGAN

Authors

  • Meilida Paulina Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Bardiati Ulfah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Yaolanda Rizqi Agustina Universitas Muhammadiyah Banjarmasin
  • Suryati Suryati Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.58794/jubida.v5i2.2480

Keywords:

Sikap, Remaja Putri, Kepatuhan, Konsumsi, Tablet Tambah Darah

Abstract

Anemia merupakan kondisi dimana terjadinya penurunan massa eritrosit yang ditandai oleh defisit hemoglobin, hematokrit, dan hitung eritrosit. Remaja putri berisiko tinggi mengalami anemia akibat menstruasi bulanan dan pertumbuhan yang pesat, sehingga kepatuhan mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi penting sebagai upaya pencegahan. Namun demikian, kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di Indonesia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sikap remaja putri terhadap kepatuhan konsumsi TTD di SMPN 1 Bakarangan Wilayah Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 54 siswi kelas VII dan VIII, diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Kendall Tau melalui SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden (57,4%) memiliki sikap positif, namun sebagian besar (63%) tidak patuh mengonsumsi TTD. Hasil uji statistik memperoleh nilai p-value = 0,391 yang bermakna  tidak terdapat hubungan antara sikap remaja putri dengan kepatuhan konsumsi TTD. Kepatuhan dipengaruhi faktor lain seperti motivasi, dukungan guru dan keluarga, serta efek samping TTD.

Views

29 kali

Downloads

14 kali

References

[1] F. Yuniarti, B. Ulfah, and R. Amalia, “Konsumsi tablet tambah darah (TTD) terhadap kejadian anemia pada remaja putri di MTs Siti Khadijah Kabupaten Tapin,” HUMAS: Journal of Humanities and Social Studies, vol. 2, no. 1, pp. 152–157, Feb. 2024.

[2] H. Nasruddin, R. F. Syamsu, and D. Permatasari, “Angka kejadian anemia pada remaja di Indonesia,” Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 1, no. 4, pp. 357–364, 2021, doi: 10.59141/cerdika.v1i4.66.

[3] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri pada Masa Pandemi COVID-19 bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta, Indonesia: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi Masyarakat, 2020.

[4] R. Lindawati, “Analisis faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMA Negeri 3 Kota Serang Provinsi Banten tahun 2022,” Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 1, pp. 239–255, Jan. 2023, doi: 10.55606/detector.v1i1.1519.

[5] H. T. H. Silitonga, L. A. Salim, I. Nurmala, and M. Wartiningsih, “Compliance of iron supplementation and determinants among adolescent girls: A systematic review,” Iranian Journal of Public Health, vol. 52, no. 1, pp. 37–48, Jan. 2023, doi: 10.18502/ijph.v52i1.11664.

[6] D. K. Larasati, T. Mahmudiono, and D. R. Atmaka, “Hubungan pengetahuan dan kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia defisiensi besi: Literature review,” Media Gizi Kesmas, vol. 10, no. 2, pp. 298–306, Dec. 2021, doi: 10.20473/mgk.v10i2.2021.298-306.

[7] S. Sintawati, A. S. Santi, and J. Fatimah, “Hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan sekolah terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMAN 1 Kabandungan tahun 2023,” SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, vol. 3, no. 3, pp. 1394–1400, Mar. 2024, doi: 10.55681/sentri.v3i3.2419.

[8] D. Diatri, S. Chasani, G. N. Aini, and N. A. Putri, “Analisis sikap dan pengetahuan terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe di SMPN 36 Semarang,” in Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, vol. 6, pp. 827–834, 2023.

[9] W. O. P. Wahyuni, A. Zainuddin, and Ruwiah, “Hubungan pengetahuan, sikap, dan tindakan dengan kepatuhan mengonsumsi tablet Fe pada remaja putri di SMAN 1 Kabangka Kabupaten Muna,” KOLONI: Jurnal Multidisiplin Ilmu, vol. 2, no. 3, pp. 153–161, Sep. 2023.

[10] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2023.

[11] B. Laursen and R. Veenstra, “Toward understanding the functions of peer influence: A summary and synthesis of recent empirical research,” Journal of Research on Adolescence, vol. 31, no. 4, pp. 889–907, Dec. 2021, doi: 10.1111/jora.12606.

[12] R. Mardiah, M. Amin, B. A. Pratiwi, and R. Yanuarti, “Hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan sekolah terhadap konsumsi tablet Fe pada remaja putri kelas XI di SMAN 6 Kota Bengkulu,” Jurnal Miracle, vol. 1, no. 1, pp. 103–111, 2021.

[13] R. Nuzrina, K. Murnariswari, L. P. Dewanti, and Nadiyah, “Hubungan sikap dan pengetahuan siswi terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah,” Jurnal Riset Gizi, vol. 9, no. 1, pp. 22–27, Jun. 2021, doi: 10.31983/jrg.v9i1.6757.

Downloads

Published

2026-09-19

Issue

Section

Articles