Analisis Pohon Konflik dan Pemetaan Konflik Agraria antara Masyarakat dan Perusahaan Kelapa Sawit Studi Kasus Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi (2007-2023)

Authors

  • Fajar Alan Syahrier Universitas Jambi
  • Citra Darminto Universitas Jambi
  • M. Wira Anshori Universitas Jambi
  • Azira Novia Rizal Universitas Jambi
  • Amir Syamsuadi Universiti Tun Hussein Onn Malaysia

DOI:

https://doi.org/10.58794/sumur.v3i2.1626

Keywords:

Agrarian Conflict, Conflict Tree, Conflict Mapping, Sumber Jaya Village, PT.FPIL

Abstract

Konflik agraria antara masyarakat Desa Sumber Jaya dan PT FPIL mencerminkan persoalan struktural dalam tata kelola agraria di Indonesia. Konflik ini muncul akibat klaim sepihak perusahaan terhadap lahan yang telah dikelola masyarakat secara turun-temurun. Ketidaktransparanan dokumen Hak Guna Usaha (HGU) dan lemahnya peran negara dalam mediasi memperparah situasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, memanfaatkan alat pemetaan konflik dan pohon konflik untuk analisis mendalam. Hasilnya menunjukkan akar konflik pada ketimpangan relasi kuasa antara masyarakat dan korporasi, diperparah kriminalisasi petani dan kerusakan lingkungan akibat ekspansi sawit.Masyarakat merespons dengan aksi reklaming dan membentuk Serikat Tani Kumpeh sebagai perlawanan kolektif. Meski pemerintah pusat mencabut izin HGU PT FPIL, implementasinya di tingkat lokal masih terkendala. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan menggabungkan analisis pohon dan pemetaan konflik, menekankan pentingnya penyelesaian yang adil, transparan, dan partisipatif serta penguatan kapasitas masyarakat dan peran negara.

 

References

DAFTAR PUSTAKA

Syafi’i I. Konflik agraria di indonesia: catatan reflektif konflik perkebunan sawit di kotawaringin timur. J Masy dan Budaya. 2016;18(3):415–32.

Anshori MW. Negara, Kelembagaan, dan Politik Penanggulangan Illegal Logging: Studi Kasus UPT KPH Bagansiapiapi di Provinsi Riau. Edu Sociata ( J Pendidik Sosiol ). 2025;8(1):355–64.

Alan F, Dinda S, Putra S, Anshori MW, Setyo S. Analisis Bibliometrik Modal Sosial dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. 2025;10(1):40–51.

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA). Kisah Warga Jambi Bertahan dari Kepungan Sawit Perusahaan. 2022.

Suryadi S, Hadi Dharmawan A, Barus B. Expansion and Conflict at Oil Palm Plantations: A Case in Terantang Manuk Village, Pelalawan District, Riau. Sodality J Sosiol Pedesaan. 2021;8(3):167–78.

Prima Sani Nasution Z, Mulatsih S, Rahma H. Penilaian Keberlanjutan Sosial Kemitraan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat dan Kaitannya terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Provinsi Sumatera Utara. J Penelit Kelapa Sawit. 2023;31(1):55–69.

Afrizal, Putra EV, Elida L. Palm oil expansion, insecure land rights, and land-use conflict: A case of palm oil centre of Riau, Indonesia. Land use policy. 2024;146:107325.

Harsai SSD. Gerakan Ekofeminisme Komunitas Perempuan Padek (PEPA) di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi. Universitas Jambi; 2025.

Miles M. Michael Huberman. Anal Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metod Baru. 1992;747–2829.

Benjamin MS, Rochana E, Fatimaningsih E, Mulyaningsih H. Manjemen Konflik. Vol. 106, Bulletin of the Seismological Society of America. 2016. p. 6465–89.

Anshori MW, Syahrier FA, Ahmad ZH, Pratama G, Sazeta M, Romadhon A. Penyelesaian Konflik Agraria Dengan Skema Hutan Kemasyarakatan di Kecamatan Bukit Kapur. J Adm Polit dan Sos. 6(2):247–61.

Downloads

Published

2025-08-21

Issue

Section

Articles