Hubungan Regulasi Diri dengan Bedtime procrastination pada Mahasiswa

Authors

  • Auliya Syaf Universitas Abdurrab
  • Imut Cahyana Destri Universitas Abdurrab
  • Rini Hartati Universitas Abdurrab

DOI:

https://doi.org/10.58794/sumur.v3i2.1661

Keywords:

Student, Self Regulation, Bedtime Procrastination

Abstract

Mahasiswa adalah bagian penting dari masyarakat karena dapat berpikir kritis, komunikatif, dan terampil dalam memecahkan masalah. Mahasiswa dapat mencapai potensi maksimal mereka saat memiliki jam tidur yang cukup. Banyak mahasiswa yang memiliki pola tidur yang salah sehingga mengakibatkan kurangnya waktu tidur. Kurangnya waktu tidur ditandai dengan bedtime procrastination, yaitu kecendrungan seseorang untuk menunda waktu tidur tanpa alasan yang mendesak. Salah satu faktor yang memengaruhi bedtime procrastination ialah regulasi diri. Regulasi diri yaitu melakukan tindakan yang sesuai pada tujuan yang diinginkan serta mengamati kemajuan. Adapun sampel pada penelitian ini melibatkan mahasiswa di Kota Pekanbaru sebanyak 214 orang, diantaranya sebanyak 69 yang memiliki kelamin laki-laki serta 145 memiliki jenis kelamin perempuan. Alat pengambilan data dalam studi yang dilaksanakan berdasarkan skala regulasi diri dan bedtime procrastination. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu quota sampling. Menurut temuan studi yang dilaksanakan jika ditemukan adanya hubungan yang signifikan antara regulasi diri dan bedtime procrastination dengan arah hubungan yang negatif pada mahasiswa di Kota Pekanbaru. Adapun tingkat hubungan antara regulasi diri dan bedtime procrastination berada pada kategori rendah. Penelitian ini memberikan memberikan kotribusi empiris bahwa regulasi diri berperan dalam perilaku tidur.

References

M. Arfa, “Literasi Informasi Sebagai Langkah Awal Mewujudkan Visi Universitas Diponegoro,” Anuva J. Kaji. Budaya, Perpustakaan, dan Inf., vol. 3, no. 2, pp. 215–222, 2019, doi: 10.14710/anuva.3.2.215-222.

J. Tristianingsih and S. Handayani, “Determinan Kualitas Tidur Mahasiswa Kampus A di Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka,” Perilaku dan Promosi Kesehat. Indones. J. Heal. Promot. Behav., vol. 3, no. 2, p. 120, 2021, doi: 10.47034/ppk.v3i2.5275.

Kamiludin, “Mengatur Pola Tidur sebagai Investasi Kesehatan Mahasiswa,” 2022. kompasiana.com/khansasyhd/62999719d2634502624556f2/mengatur-pola-tidur-sebagai-investasi-kesehatan-mahasiswa.

R. Alamsyah, I. N. Amalia, and E. W. Utomo, “Pengaruh Jam Tidur Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa,” JKOMDIS J. Ilmu Komun. Dan Media Sos., vol. 3, no. 1, pp. 31–34, 2023, doi: 10.47233/jkomdis.v3i1.468.

Z. Pu, A. S. C. Ng, S. Suh, M. W. L. Chee, and S. A. A. Massar, “Failing to plan: Bedtime planning, bedtime procrastination, and objective sleep in university students,” Sleep Med., vol. 132, no. May, p. 106556, 2025, doi: 10.1016/j.sleep.2025.106556.

R. Halidi, “Studi Zepp Health: Durasi Tidur Global Menurun, Indonesia Hanya 6 Jam 36 Menit di Bawah Rata-rata Global,” Suara.com, 2022. https://www.suara.com/health/2022/04/25/151000/studi-zepp-health-durasi-tidur-global-menurun-indonesia-hanya-6-jam-36-menit-di-bawah-rata-rata-global?utm_source=chatgpt.com.

F. Kamilah, “Reminder bagi Mahasiswa: Pentingnya Menjaga Pola Tidur dan Pola Makan,” Suara Mahasiswa.com, 2020. https://suaramahasiswa.com/reminder_bagi_mahasiswa_pentingnya_menjaga.

S. Ju Chung, H. An, and S. Suh, “A study of Bedtime Procrastination using Time Use Surveys,” Sleep, 2019, [Online]. Available: https://academic.oup.com/sleep/advance-article-abstract, doi/10.1093/sleep/zsz267/5611325.

P. Magalhães, V. Cruz, S. Teixeira, S. Fuentes, and P. Rosário, “An exploratory study on sleep procrastination: Bedtime vs. while-in-bed procrastination,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 17, no. 16, pp. 1–14, 2020, doi: 10.3390/ijerph17165892.

F. M. Kroese, D. T. D. De Ridder, C. Evers, and M. A. Adriaanse, “Bedtime procrastination: Introducing a new area of procrastination,” Front. Psychol., vol. 5, no. JUN, pp. 1–8, 2014, doi: 10.3389/fpsyg.2014.00611.

K. P. Latief, “Penundaan Waktu Tidur Tanpa Disadari, Ini Dampaknya,” Harapan Rakyat.com, 2021. https://www.harapanrakyat.com/2021/05/penundaan-waktu-tidur-tanpa-disadari-ini-dampaknya/.

S. Khairunnisa and D. Rusli, “Hubungan Kecanduan Media Sosial dengan Bedtime Procrastination pada Remaja,” J. Pendidik., vol. 34, no. 87, pp. 12–19, 2019.

M. Febrian Akbar and S. Afifah, “Social Media Addiction and Bedtime Procrastination in Students,” Psikostudia J. Psikol., vol. 12, no. 3, p. 309, 2023, doi: 10.30872/psikostudia.v12i3.11248.

E. Van Keulen, “Why Would You Sleep ? A Study on Awareness of Short-term and Long-term Health Consequences of Insufficient Sleep in association with Bedtime Procrastination, moderated by Chronotype,” no. August, p. 29, 2020.

J. Connor et al., “Occupants : Population Based Case Control Study,” vol. 324, no. May, pp. 1–5, 2002.

B. M. Roane and D. J. Taylor, “Adolescent insomnia as a risk factor for early adult depression and substance abuse,” Sleep, vol. 31, no. 10, pp. 1351–1356, 2008, doi: 10.5665/sleep/31.10.1351.

A. Lourenço, M. O. Paiva, and S. Valente, “The Dynamics of Self-Regulated Learning and Emotional Regulation in the Educational Path: A Theoretical Review,” Creat. Educ., vol. 16, no. 05, pp. 632–650, 2025, doi: 10.4236/ce.2025.165039.

A. R. Arum and R. N. Khoirunnisa, “Hubungan antara Regulasi Diri dengan Penyesuaian Diri Mahasiswa Baru Psikologi,” J. Penelit. Psikol., vol. 8, no. 8, pp. 187–198, 2021.

P. R. A. A. Dwi Kencana Wulan, “Pengaruh Regulasi Diri Terhadap Prokrastinasi Akademik Pada Siswa Sma,” Perspekt. Ilmu Pendidik., vol. 30, no. 2, pp. 67–76, 2016, doi: 10.21009/pip.302.1.

A. Morin, “Free Will Implicates Inner Speech via Self-Regulation,” Open J. Philos., vol. 14, no. 03, pp. 547–555, 2024, doi: 10.4236/ojpp.2024.143035.

Z. Ahmad, N. Munir, S. Khurshid, and S. Shahbal, “Self-Regulation, Bedtime Procrastination And Sleep Quality Among Adults: A Meditational Model,” Webology, vol. 19, no. February 2022, pp. 10151–10163, 2022.

W. Hu, Z. Ye, and Z. Zhang, “Off-Time Work-Related Smartphone Use and Bedtime Procrastination of Public Employees: A Cross-Cultural Study,” Front. Psychol., vol. 13, no. March, pp. 1–9, 2022, doi: 10.3389/fpsyg.2022.850802.

B. Mao, S. Chen, M. Wei, Y. Luo, and Y. Liu, “Future Time Perspective and Bedtime Procrastination: The Mediating Role of Dual-Mode Self-Control and Problematic Smartphone Use,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 19, no. 16, 2022, doi: 10.3390/ijerph191610334.

Novita Nur Marlesa and Padmono Wibowo, “Pengaruh Smartphone Addiction Terhadap Bedtime Procrastination Taruna Poltekip Angkatan 56 Prodi Manajemen Pemasyarakatan,” CEMERLANG J. Manaj. dan Ekon. Bisnis, vol. 3, no. 4, pp. 323–337, 2023, doi: 10.55606/cemerlang.v3i4.1963.

A. Bozkurt, E. Y. Demirdöğen, and M. A. Akıncı, “The Association Between Bedtime Procrastination, Sleep Quality, and Problematic Smartphone Use in Adolescents: A Mediation Analysis,” Eurasian J. Med., vol. 56, no. 1, pp. 69–75, 2024, doi: 10.5152/eurasianjmed.2024.23379.

A. . Memon, M, T. H, C. J-H, R. T, C. F, and C. T, H, “Sample size for survey research: Review and recommendations,” J. Appl. Struct. Equ. Model., vol. 4, no. 2, pp. 1–20, 2020.

R. F. Baumeister and K. D. Vohs, “Self-Regulation, Ego Depletion, and Motivation,” Humaniora, vol. 1, no. 2, pp. 1–10, 2020, [Online]. Available: https://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results%0Ahttps://pjmh.ejournal.unsri.ac.id/index.php/Psychology_of_Mental_Health/article/view/34%0Ahttp://link.aip.org/link/?JVS/10/533/1&Agg=doi%0Ahttps://www.ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/.

F. M. Kroese, S. Nauts, B. A. Kamphorst, J. H. Anderson, and D. T. D. de Ridder, Bedtime Procrastination: A Behavioral Perspective on Sleep Insufficiency. Elsevier Inc., 2016.

Downloads

Published

2025-08-28

Issue

Section

Articles